Nama :
Khusnul Malinda
NIM :
2015.01.059
Semester :
IV (Empat) PAI B
Tugas :
Pengelolaan Pengajaran PAI (UTS)
JAWABAN
1. Menurut
saya Hakikat Pengelolaan Pengajaran PAI harus berdasarkan pada upaya untuk
mengatur kegiatan proses belajar mengajar sesuai dengan prinsip-prinsip dan
konsep-konsep pengajaran demi mencapai tujuan pengajaran sehingga menjadi
efektif, efesien serta produktif yang diawali dengan penentuan strategi
pengajaran, perencanaan pengajaran dan terakhir penilaian hasil belajar
kemudian penilaian ini dapat dimanfaatkan sebagai umpan balik.
2. Mengapa
sebagai guru harus mempertimbangkan dalam pemilihan dan penggunaan media
pengajaran Karena media dalam proses pembelajaran diarahkan bagaimana agar
informasi yang harus dikuasai siswa dapat mudah dicerna dan dapat mudah
dipahami, baik yang disajikan secara langsung oleh guru misalnya melalui media
presentasi dengan menggunakan OHP atau media lainnya seperti komputer dengan
LCD-nya maupun yang disajikan secara tidak langsung misalnya dalam bentuk buku
paket belajar, dalam bentuk modul, audio, video, CD dan lain sebagainya.[1]
Faktor-faktor
yang diperhatikan dalam memilih media pengajaran yaitu :
a. Media
digunakan dan diarahkan untuk mempermudah siswa belajar dalam upaya memahami
materi pelajaran. Dengan demikian, penggunaan media harus dipandang dari sudut
kebutuhan siswa, bukan dipandang dari sudut kepentingan guru.
b. Media
yang akan digunakan oleh guru harus sesuai dan diarahkan untuk mencapai tujuan
pembelajaran. Media tidak digunakan sebagai alat hiburan, atau tidak
semata-mata dimanfaatkan untuk mempermudah guru menyampaikan materi, akan
tetapi benar-benar untuk membantu siswa belajar sesuai dengan tujuan yang ingin
dicapai.
c. Media
yang digunakan harus sesuai dengan materi pembelajaran, setiap materi pelajaran
memiliki kekhasan dan kekompleksan.
d. Media
pembelajaran harus sesuai dengan minat, kebutuhan dan kondisi siswa. Siswa yang
memiliki kemampuan mendengar kurang baik, akan sulit memahami pelajran manakala
digunakan media yang bersifat auditif. Demikian pula sebaliknya, siswa yang
memiliki kemampuan penglihatan yang kurang, akan sulit menangkap bahan
pembelajaran yang disajikan melalui media visual.
e. Media
yang digunakan harus sesuai dengan kemampuan guru dalam mengoperasikannya.[2]
3. Umpan
balik atau feedback adalah suatu proses pertukaran informasi . proses feedback
dapat membantu seseorang untuk mengetahui apakah prilakunya sesuai dengan yang
maksud. Namun demikian, proses feedback harus fokus pada prilaku bukan maksud. Sebab
yang mengetahui maksud hanya orang yang bersangkutan, sementara orang lain
tidak. Unsur-unsur feedback yang efektif adalah kepedulian, kepercayaan,
penerimaan, dan keterbukaan.memberikan feedback adalah satu keterampilan yang
dapat dipelajari.[3]
Mengapa
dalam PBM perlu adanya umpan balik? Karena untuk membantu siswa belajar secara
berkelompok maupun individu mengenai kemampuannya sehingga dapat melatih suatu
keterampilan. Dengan demikian, dalam usaha meningkatkan kualitas pendidikan,
pemberian umpan balik sangat diperlukan terlebih jika penerapan konsep belajar
tuntas yang menghendaki semua siswa dapat mencapai tujuan yang dirumuskan
secara maksimal.[4]
Teknik-teknik
yang dilakukan dalam umpan balik :
a. Memancing
apersepsi anak didik
Anak didik adalah orang
yang memiliki kepribadian dengan ciri-ciri yang khas sesuai dengan perkembangan
dan pertumbuhannya, latar belakang kehidupan sosial anak penting untuk
diketahui oleh guru. Sebab dengan mengetahui darimana anak berasal, dapat
membantu guru untuk memahami jiwa anak. Pengalaman apa yang dipunyai anak
adalah hal yang sangat membantu untuk memancing perhatian anak. Anak biasanya
senang membicarakan hal-hal yang menjadi kesenangannya.
b. Memanfaatkan
teknik alat bantu
Alat bantu dapat
dimanfaatkan sebagai teknik yang jitu untuk meningkatkan perhatian anak didik
terhadap bahan pelajaran yang disampaikan oleh guru. Umpan balik pun terjadi
seiring dengan proses belajar anak didik yang berkelanjutan.
c. Menggunakan
metode yang bervariasi
Proses belajar menjadi
dewasa ini menuntut seorang guru memiliki keterampilan atau metode yang beragam
agar proses belajar tersebut menyenangkan dan mampu mengembangkan kemampuan
siswanya. Metode merupakan hal yang lebih penting dari materi yang diajarkan.[5]
4. Mengapa
kita harus memahami berbagai metode pembelajaran ? Karena banyaknya mata
pelajaran maka tujuan untuk setiap mata pelajaranpun berbeda-beda pula. Hal ini
memungkinkan seorang guru untuk memilih metode untuk mencapai tujuan tersebut.
Pemilihan metode yang salah akan menghambat pencapaian tujuan pembelajaran.
Guru jangan sesuka hati memilih metode, ia harus berpedoman pada tujuan
pembelajaran[6]
Cara
yang harus dilakukan guru untuk menciptakan proses pembelajaran yang aktif dan
efisien yaitu :
a. Guru
harus mempergunakan banyak metode pada waktu mengajar. Variasi metode
mengakibatkan penyajian bahan pelajaran lebih menarik perhatian siswa, mudah
diterima siswa dan kelas menjadi hidup. Metode penyajian yang selalu sama akan
membosankan siswa.
b. Motivasi,
hal ini sangat berperan pada kemajuan perkembangan siswa selanjutnya melalui
proses belajar. Bila motivasi guru tepat mengenai sasaran akan meningkatkan
kegiatan belajar. Dengan tujuan yang jelas siswa akan belajar lebih tekun,
lebih giat dan bersemangat.
c. Dalam
interaksi belajar mengajar, guru harus banyak memberikan kebebasan pada siswa
untuk dapat menyelidiki sendiri, mengamati sendiri, mencari pemecahan masalah
sendiri.[7]
[1] Wina Sanjaya, Media Komunikasi Pembelajaran, Cet.
Ke-1, (Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012), Hal. 27
[4] Zaenal Mustakin, Strategi dan Metode Pembelajaran. (Pekalongan:
STAIN Pekalongan Press, 2009), Hal. 190
[5] Syaiful Bahri Djamarah, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: PT
Rineka Cipta, 2006), Hal. 161-166
[6] Syaiful Bahri Djamarah, Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Edukatif,
Cet. Ke-3, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2010), Hal. 223
[7] Slameto, Belajar dan Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi, (Jakarta: PT Rineka Cipta, 2012), Hal. 92-94.
aku minta yeeee hahahahaha
BalasHapusBayarrrrrrrrr hahahaa
BalasHapusBayarrrrrrrrr hahahaa
BalasHapus