Nama : Khusnul
Malinda
NIM : 2015.01.059
Kelas : PAI.B
(Semester 4)
Tugas :
Ulangan Tengah Semester Media Pengajaran PAI
Dosen : Endang
Switri, M.Pd.I
MEDIA POWERPOINT
1.
Pengertian
Media Powerpoint
Kata
media berasal dari bahasa Latin dan
merupakan bentuk jamak dari kata medium
yang secara harfiah berarti perantara atau pengantar. Media adalah perantara
atau pengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan.
Banyak
batasan yang diberikan orang tentang media. Asosiasi Teknolodi dan Komunikasi
Pendidikan (Association of Education and Communication Technology/AECT) di
Amerika, membatasi media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang
untuk menyalurkan pesan/informasi. Gagne (1970) menyatakan bahwa media adalah
berbagai jenis komponen dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk
belajar. Sementara itu, Briggs (1970) berpendapat bahwa media adalah segala
alat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar
Buku, Film, Kaset, Film Bingkai adalah contoh-contohnya.
Asosiasi
Pendidikan Nasional (National Education Association/NEA) memiliki pengertian
yang berbeda. Media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun
audiovisual serta peralatannya. Media hendaknya dapat dimanipulasi, dapat
dilihat, dapat didengar, dan dibaca. Apapun batasannya yang diberikan, ada
persamaan diantara batasan tersebut yaitu bahwa media adalah segala sesuatu
yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga
dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa
sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.[1]
Powerpoint
adalah salahsatu software yang akan membantu dalam menyusun presentasi yang
efektif, profesional, dan juga mudah. Powerpoint akan membantu sebuah gagasan
menjadi lebih menarik dan jelas tujuannya jika di presentasikan karena
powerpoint akan membantu dalam pembuatan slide, outline presentasi, presentasi
elektronika, menampilkan slide yang dinamis, termasuk clip art yang menarik, yang
semuanya itu mudah ditampilkan di layar monitor komputer.[2]
Pembelajaran
menggunakan media powerpoint terdiri atas sejumlah halaman atau slide. Analogi
slide adalah sebuah acuan bagi proyektor slide, sebuah alat yang bisa dilihat
sebagai alat yang kuno dalam konteks penggunaan powerpoint dan software
presentasi yang lain. Slide-slide tersebut mengandung teks, grafis, film dan
objek-objek lainnya yang mungkin disusun secara bebas. Namun, powerpoint
memfasilitasi penggunaan sebuah presentasi yang menggunakan template atau
master slide[3]
Dari
pengertian diatas saya menyimpulkan, Media powerpoint adalah perantara guru atau
cara guru dalam menyampaikan pesan (materi pembelajaran) melalui slide-slide yang ada didalam program
microsoft powerpoint.
2.
Kelebihan
dan kekurangan Media Powerpoint
-
Kelebihan Media
PowerPoint
a.
Karena kontrol
sepenuhnya pada komunikator, media ini dapat dihentikan pada setiap proses
belajar berlangsung.
b.
Memungkinan para
peserta didik untuk mencatat.
c.
Praktis, bisa
dimanfaatkan untuk seluruh ukuran kelas.
d.
Memungkinkan
penyajian dengan berbagai kombinasi warna, animasi, bersuara, dan dapat
hyperlink dengan file yang lain.
e.
Dapat digunakan secara
berulang-ulang.
f.
Memberikan
kemungkinan tatap muka dan mengamati respons dari penerima pesan.
g.
Memiliki variasi
teknik penyajian yang menarik dan tidak membosankan.
-
Kelemahan Media
PowerPoint
a.
Dibutuhkan keahlian
khusus dan kerja yang sistematis untuk menggunakannya.
b.
Memerlukan persiapan
yang matang, jika menggunakan teknik-teknik penyajian (animasi) yang kompleks.
c.
Biaya pengadaannya
tinggi, dan tidak semua sekolah dapat memiliki.
d.
Bagi pemberi pesan
yang tidak memiliki keterampilan khusus dalam menggunakan powerpoint, dapat
memerlukan bantuan operator atau pembantu khusus.
e.
Jika sekolah tidak
mempunyai listrik, maka tidak bisa menggunakan media ini.
f.
Media ini hanya dapat
digunakan ketika listrik hidup saja.
g.
Memerlukan perangkat
keras (hardware) yaitu komputer dan LCD untuk memproyeksikan pesan.
h.
Menuntut keterampilan
khusus dalam menuangkan ide-ide atau pesan yang baik pada desain PowerPoint,
sehingga mudah dipahami oleh penerima pesan[5].
3.
Relevansi
tidak dengan Media Powerpoint dengan Materi PAI
Menurut
saya, Media ini relevan dengan materi PAI, karena dengan adanya media ini dapat
memudahkan guru dalam menyampaikan materi pelajaran. Contoh materi PAI : cara
shalat yang baik dan benar. Powerpoint dapat membantu seorang guru dalam
memberikan contoh gerakan atau posisi cara shalat yang baik dan benar. Guru
dapat berkreasi dalam membuat powerpoint tentang materi tersebut, dengan adanya
animasi, gambar, dan warna peserta didik menjadi lebih tertarik untuk melihat
dan mempelajari dari materi cara shalat yang baik dan benar yang dikreasikan
melalui media powerpoint itu, otomatis peserta didik juga dapat lebih mudah
memahami serta mencerna materi yang ia lihat tersebut.
4.
Analisa
saya terhadap semua jawaban saya
Dari jawaban
diatas, saya menganalisa bahwa media powerpoint sering digunakan oleh guru
dalam menyampaikan materi atau pesan. Saya mempunyai pengalaman sendiri dalam
mKetika saya duduk dibangku Madrasah Aliyah ada seorang guru saya yang mengajar
Fikih menggunakan media ini dalam menyampaikan materi. Media ini membuat saya
lebih tertarik untuk belajar dan padangan saya juga lebih fokus kepada
powerpoint tersebut. Saya yakin, apa yang saya rasakan saat itu sama seperti
apa yang teman-teman sekelas saya rasakan. Tetapi, adakalanya siswa merasa
bosan dengan media ini. Menurut pengalaman saya dulu, guru saya menyelingi 5-7
slide yang berisi materi pelajran dengan slide yang berisi hiburan, misalnya
game, teka-teki dan video yang memotivasi. Sehingga dengan diselingi hiburan
ini, kebosanan siswa dapat teratasi dan minat belajar siswa semakin bertambah.
Akhirnya siswapun juga menjadi senang dengan pelajaran tersebut dan menjadi
mata pelajaran yang paling ditunggu-tunggu dalam setiap minggunya.
DAFTAR
PUSTAKA
Indriana,Dina.
2011. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran.
Jogjakarta: DIVA Press.
Sadiman,
Arief S. dkk. 2006. Media Pendidikan. Jakarta: Raja Grafindo
Persada.
Sanjaya,
Wina. 2012. Media Komunikasi Pembelajaran.
Jakarta: Prenada Media Group.
Saputra, Pendi. 2015. Microsoft Office 2007. Palembang: LP2K2
Yos.com.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar